Kepercayaan, norma-norma, jejaring sosial dan tindakan kolektif dalam interaksi sosial menunjukkan persepsi dan perilaku masyarakat dalam pembangunan di desa. Dalam konteks pedesaan, modal sosial dapat diintegrasikan dengan pelbagai pendekatan pembangunan yang melibatkan komunitas lokal. Artikel ini akan mengkaji tentang proses terbentuknya modal sosial melalui modal ritual yang menunjukkan hasil rekonstruksi nilai-nilai kolektif sebagai kearifan lokal sehingga terintegrasi dengan pelbagai pendekatan pembangunan di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tradisi Seri Kodoba masyarakat Desa Limau di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan, norma, jejaring sosial dan tindakan kolektif dalam tradisi Seri Kodoba menjadi kekuatan sosial menghadapi pelbagai tantangan globalisasi, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dan Revolusi Industri 4.0.
Copyrights © 2020