Agrikultura
Vol 19, No 1 (2008): April, 2008

Skrining Ex Situ Genotipe Padi Gogo Haploid Ganda Toleran lntensitas Cahaya Rendah

Priatna Sasmita (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2008

Abstract

Penelitian skrining/penapisan genotipe padi gogo haploid ganda toleran naungan secara ex situ bertujuan untuk mendapatkan galur—galur baru padi gogo unggul toleran terhadap naungan. Percobaan dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2005 di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Bogor. Percobaan dilakukan secara ex situ menggunakan metode Uji Cepat Fase Bibit dan Metode Uji Paranet. Bahan tanaman yang digunakan adalah 91 galur padi gogo haploid ganda hasil kultur antera ditambah Sembilan kultivar dan galur. Kultivar Jatiluhur dan Kalimutu, berturut-turut digunakan sebagai kontrol toleran dan peka terhadap naungan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 22 galur haploid ganda, dua kultivar, dan satu galur termasuk kategori toleran terhadap intensitas cahaya rendah yang konsisten berdasarkan kedua metode skrining yang digunakan. Galur—galur haploid ganda toleran yaitu: GI-7, GI-8, GI-12, lG-l9, IG-38, JW-70, JW-7l, JW-75, WI-43, WI-44, Wl-49, IW-53, IW-54, IW-56, IW-58, IW-59, lW-60, IW-64, IW67, IW-l05, IW-107, dan IW-108. Dua Kultivar termasuk kategori toleran yaitu Jatiluhur dan Dodokan, serta satu galur termasuk toleran yaitu galur ITA-247. Kultivar Jatiluhur dan Kalimutu berturut-turut sebagai kontrol toleran dan peka, pada penelitian ini keduanya konsisten. Untuk mempercepat perolehan genotipe padi toleran naungan, secara ex situ skrining dapat dilakukan dengan Uji Cepat Fase Bibit.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

agrikultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi ...