Persaingan yang sangat ketat pada bidang pendidikan, menuntut setiap Perguruan Tinggi Swasta (PTS)untuk mempunyai keunggulan bersaing. PTS harus memberikan perhatian yang lebih serius pada manajemenpengetahuan dan budaya organisasi. Dengan adanya manajemen pengetahuan, PTS dapat menyimpan, meng-updatedan menyempurnakan terus menerus secara detail tentang pengetahuan praktis dari semua lapisan profesional danpekerja. Melalui manajemen pengetahuan, dengan didukung adanya penerapan budaya organisasi yang kuat, parapemimpin, dosen dan staf pada PTS tidak hanya berbagi pengalaman dan pengetahuan, tetapi anggota organisasiPTS akan selalu menularkan cara berpikir kepada orang lain dengan ide-ide nya sehingga menjadi lebih kreatifdan inovatif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh budaya organisasi danmanajemen pengetahuan, baik secara simultan maupun parsial terhadap keunggulan bersaing pada PTS KopertisWilayah IV. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu explanatory survey. Unit Analisis padapenelitian ini adalah organisasi, populasinya adalah PTS Kopertis Wilayah IV, dan sampel yang digunakan adalahprobability sampling, yang berjumlah 157 PTS. Pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknikobservasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data yang digunakanadalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan second order. Hasil penelitian menyimpulkanbahwa budaya organisasi dan manajemen pengetahuan berpengaruh secara simultan terhadap keunggulan bersaingpada PTS Kopertis Wilayah IV, kemudian secara parsial, budaya organisasi memberikan pengaruh positif terhadapkeunggulan bersaing, sedangkan manajemen pengetahuan, tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadapkeunggulan bersaing pada PTS Kopertis Wilayah IV.Kata Kunci : Budaya Organisasi, Manajemen Pengetahuan, Keunggulan Bersaing
Copyrights © 2014