Usaha kecil sebagai salah satu penggerak dan motor perekonomian Indonesia dalam pengelolaannya menghadapi berbagai kendala pemasaran akibat terbatasnya akses informasi, pasar dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pertimbangan manajemen dalam merespon informasi pemasaran lingkungan makro meliputi: ekonomi, teknologi, sosial budaya, kebijakan pemerintah, peraturan bisnis dan kependudukan/demografi terhadap strategi pemasaran usaha kecil sektor industri pengolahan. Menganalisis pengaruh tingkat pertimbangan manajemen dalam merespon informasi pemasaran lingkungan mikro meliputi: pemasok, pesaing, publik, perantara dan pelanggan terhadap strategi pemasaran usaha kecil sektor industri pengolahan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dengan menggunakan pendekatan ilmu manajemen pemasaran. Pengamatan dilakukan terhadap usaha kecil sektor industri pengolahan di Bandarlampung dengan ukuran sampel 116 responden sebagai pemilik / pengelola usaha. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan daftar pertanyaan kepada responden terpilih, dengan metode “ Stratified Random Sampling “ . Analisis data menggunakan uji Path Analysis ( analisis jalur) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran usaha kecil sector industri pengolahan dipengaruhi oleh informasi lingkungan makro berupa sosial budaya, peraturan bisnis dan kependudukan. Jika dibandingkan dengan pengaruh sosial budaya dan kependudukan, peraturan bisnis merupakan variabel yang lebih besar pengaruhnya terhadap penentuan strategi pemasaran usaha kecil. Faktor tersebut dianggap oleh pengusaha kecil telah menunjang pertumbuhan bisnis sehingga menjadi sumber peluang pemasaran. Untuk mengatasi berbagai kendala bagi usaha kecil, maka upaya pembinaan dari berbagai instansi pemerintah perlu ditingkatkan melalui bimbingan kearah pemberian informasi pasar yang mudah. Kata Kunci : lingkungan makro, strategi pemasaran
Copyrights © 2005