AbstrakBanyaknya permasalahan yang muncul dalam dunia kerja, merupakan suatu tantangan bagipara pihak yang terkait. Salah satunya adalah orang yang berkecimpung di bidang psikologi,khususnya psikologi industri dan organisasi. Salah satu permasalahan yang dapat timbuladalah masalah kebosanan dalam bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaahkebosanan pada karyawan pabrik unit peleburan. Digunakan pendekatan studi kasuskelompok, dan sampel penelitian ini adalah kelompok, yaitu karyawan pabrik peleburan,yang terdiri dari 2 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara danobservasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kebosanan kerja pada karyawan pabrikpeleburan. Hal ini dapat dilihat dari aspek kebosanan kerja yang muncul, yakni hilangnyaminat dan semangat kerja, cenderung bercakap – cakap, dan cepat marah. Hal tersebutdiakibatkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi kebosanan kerja karyawan, yakni tidakcocok dengan pekerjaannya, pekerjaan tidak menarik atau tidak menantang, tidak memilikiotonomi, kemungkinan promosi yang kecil, lingkungan kerja yang tidak menyenangkan,pekerjaan yang monoton, kurang perhatian atas kesejahteraan karyawan, kurangnya umpanbalik dan imbalan karyawan, serta kurangnya motivasi dalam diri karyawan.AbstractNumber of problems that arise in the working area, is a challenge for all parties concerned. One ofparties is people who are in the field of psychology, particularly industrial and organizationalpsychology. Among the problems is work boredom. The purpose of this study is to examine workboredom of factory employees. Group case study approach was used, and samples of this study is thegroup which consists of two people. Data was collected by interview and observation. Results showedthat there was work boredom. It is shown from the aspect of the emerge of work boredom, ie loss ofinterest and morale, tend to talk, and quick-tempered. This is due to several factors that affectemployee boredom, such as incompatible with the job, the job is not interesting or challenging, do nothave autonomy, the possibility of a small campaign, an unpleasant working environment, monotonousjobs, less concern for the welfare of employees, lack of feedback and employee benefits, and lack ofmotivation in employees.
Copyrights © 2009