Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan material lokal yaitu sirtu merah dan sirtusungai yang dapat dipergunakan sebagai material kelas A dan kelas B pada perkerasanjalan. Perencanaan tebal perkerasan diawali dengan pemeriksaan material dilaboratorium sehingga mendapatkan karakteristik material sirtu merah dan sirtu sungaidan menentukan tebal perkerasan menggunakan metode analisa komponen. Hasilpenelitian didapat bahwa material sirtu merah dapat digunakan sebagai material kelasB dan material sirtu sungai dapat digunakan sebagai material kelas A dan kelas B.Nilai CBR untuk sirtu merah (28 %), sirtu sungai (18%) dengan nilai CBR tersebutdidapat DDT untuk sirtu merah (7.9 %), sirtu sungai (7.1 %). Lintas Ekivalen Rencanatahun ke 5 (LER5) adalah 3.089 dan untuk Lintas Ekivalen Rencana tahun ke 10 (LER10)adalah 19. Dipakai nomogram No.7 dengan ITP = 2.9 – 2.0 dan No.6 dengan ITP = 3.4– 3.0 . Didapatkan tebal perkerasan untuk lapis pondasi atas adalah 15 cm, lapispondasi bawah adalah 24 cm dan lapis penetrasi adalah 5 cm.
Copyrights © 2011