AbstrakMeningkatnya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap angkutan umum terutama padajam-jam sibuk pagi dan sore hari, menyebabkan keberadaan omprengan semakinberkembang dan menjadi fenomena tersendiri untuk ikut berperan dalam sistemtransportasi perkotaan. Keberadaan omprengan sebenarya sangat membantu masyarakatterutama di daerah yang tingkat pelayanan angkutan umumnya masih rendah dansecara tidak langsung juga ikut membantu pemerintah dalam upaya mendukungkebijakan pergeseran moda, karena dengan waktu tempuh yang relatif lebih cepat yangdimilikinya, diharapkan dapat menarik para pemilik kendaraan pribadi untuk lebihmenggunakan omprengan. Namun perkembangan selanjutnya memperlihatkan terjadinyaperubahan fungsi peruntukan awalnya omprengan sebagai kendaraan pribadi, berubahmenjadi layaknya angkutan umum biasa, sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkanpolemik antara kepentingan berdasarkan aspek legalitas dengan kepentingan yangberdasarkan fungsi pelayanan yang diperlukan masyarakat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji keberadaan omprengan dalam sistem transportasi di Jabodetabek secaralebih jelas, dengan mengadakan pengkajian secara lebih lanjut terhadap aspek legalitasangkutan umum dan mengungkap comparative advantages antara omprengan, angkutanumum dan kendaraan pribadi serta menelaah keberadaan omprengan sebagai salah satualternatif moda transportasi perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaanantara waktu tempuh perjalanan antara omprengan, angkutan umum dan kendaraanpribadi adalah sangat signifikan sehingga dapat dijadikan sebagai daya tarik tersendiribagi para pemilik kendaraan pribadi untuk lebh menggunakan omprengan daripadakendaraan yang dilmilikinya.
Copyrights © 2012