Latar Belakang. Demam tifoid merupakan penyakit endemik di Indonesiayang mudah menular dan dapat menimbulkan wabah. Masalah resistensiterhadap antibiotik pada penanganan demam tifoid semakin meningkat.Hal ini menimbulkan strain bakteri baru yang disebut MDR Salmonellatyphi. Kalimantan Barat diketahui kaya akan tanaman yang berpotensisebagai antibakteri, yaitu tanaman bawang dayak dan mangga bacang.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakeri darikombinasi infusa umbi bawang dayak dan infusa daun mangga bacangterhadap Salmonella typhi secara in vitro. Metodologi. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimen murni in vitro dengan rancanganposttest only control group design. Metode uji antibakteri yang digunakanadalah metode uji sumur difusi. Hasil. Nilai rata-rata zona hambat pada ujiantibakteri adalah 32,36 mm untuk kontrol positif, 0 mm untuk kontrolnegatif, dan 0 mm untuk semua kelompok perlakuan. Kesimpulan.Kombinasi infusa umbi bawang dayak dan infusa daun mangga bacangtidak memiliki efek antibakteri terhadap Salmonella typhi secara in vitro. Kata Kunci: Antibakteri, Bawang Dayak, Mangga Bacang, Salmonellatyphi, Infusa.
Copyrights © 2015