Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 3, No 4 (2017): Jurnal Cerebellum

Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak(Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Ex K. Heyne.) terhadap Trichophyton mentagrophytes secara In Vitro

., Woris Christoper (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2018

Abstract

Latar Belakang. Dermatofitosis adalah suatu infeksi pada jaringan berkeratin yang disebabkan  karena  adanya  kolonisasi  dari  jamur  jenis  dermatofita. Diperkirakan 20-25% dari populasi dunia telah terinfeksi oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang paling banyak menginfeksi yaitu Trichophyton mentagrophytes. Tanaman bawang dayak (Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Ex K. Heyne) merupakan tanaman yang biasa digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit kulit. Metode. Penelitian ini merupakan eksperimental murni secara in vitro dengan rancangan acak lengkap posttest only control group design. Aktivitas antijamur ekstrak diuji dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Kontrol positif yang digunakan adalah itrakonazol 8 µg dan kontrol negatif yang digunakan adalah Tween 80 10%. Hasil. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak  etanol umbi bawang dayak memiliki aktivitas antijamur pada konsentrasi 600;  300;  150  mg/mL,  KHM  pada 150  mg/mL dengan zona hambat 9,15 mm, hasil skrining fitokimia didapatkan fenol, flavonoid, tanin, saponin, dan kuinon. Kesimpulan. Ekstrak etanol umbi bawang dayak memiliki aktivitas antijamur terhadap Trichophyton mentagrophytes

Copyrights © 2017