JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020

RENCANA TEKNIS KEGIATAN REKLAMASI PADA TAMBANG BATU GRANIT PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Inabuy, Shierly Lianda (Unknown)
Nirmala, Azwa (Unknown)
Meilasari, Fitriana (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2020

Abstract

PT. Gilgal Batu Alam Lestari merupakan Perusahaan pertambangan batu granit yang berlokasi di Kecamatan Sungai Kunyit. Sistem penambangan dilakukan dengan sistem quarry. Sistem ini sangat terkait dengan kerusakan lingkungan. Dampak negatif dari kegiatan penambangan dapat diatasi dengan perencanaan teknis reklamasi pada area bekas penambangan. Salah satu sistem reklamasi adalah penataan lahan. Tujuan penelitian yaitu merencanakan penataan lahan, menentukan sistem penataan lahan, dan merencanakan penebaran tanah pucuk. Dalam penelitian ini peta topografi dibuat sayatan menggunakan metode cross section pada software autocad 2007 untuk mengetahui volume lubang bekas tambang. Pada timbunan top soil dan overburden diukur menggunakan meteran untuk mengetahui volume timbunan. Kemudian data dianalisis untuk menentukan sistem penataan, mengetahui waktu kerja kegiatan reklamasi, dan mengetahui biaya reklamasi. Luas area reklamasi 1,15 Ha dengan volume 47.376,80 BCM dan luas pada area datar 0,38 Ha. Jumlah overburden dan top soil  adalah 53.812,5 LCM dan 38.250 LCM. Kebutuhan tanah pucuk untuk sistem perataan tanah yaitu 15.300 BCM, sistem guludan 5.163,75 BCM, dan sistem pot 1.950,75 BCM. Dari hasil penelitian sistem perataan tanah dipilih karena ketersediaan overburden dan top soil yang mencukupi. Waktu penataan lahan selama 30 hari dan  penataan top soil 3 hari. Pembuatan 850 lubang tanam selama 2 hari. Biaya reklamasi Rp 1.253.498.642,00.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...