Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PENAMBANGAN BATUAN GRANODIORIT TERHADAP KUALITAS AIR, KUALITAS UDARA DAN KEBISINGAN DI PT. BINA ARDI LESTARI KABUPATEN MEMPAWAH Meilinda Putri, R.r Fanny; Nirmala, Azwa; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.011 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v7i1.40308

Abstract

Kegiatan Penambangan di PT. Bina Ardi Lestari (BAL) menimbulkan dampak lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya analisis dampak lingkungan. Tujuan penelitian yaitu menganalisis kebisingan, menganalisis kualitas air dan kualitas udara, dan merekomendasikan upaya-upaya untuk mengurangi dampak. Pengambilan data kebisingan menggunakan sound level meter. Data kebisingan diambil sebanyak 16 titik, 13 titik pada saat beroperasi dilakukan pada pukul 09.00 – 10.00 WIB dan 3 titik dilakukan pada saat tidak beroperasi pada pukul 12.00 – 13.00 WIB. Pengolahan data kebisingan menggunakan software surfer 8.0, sedangkan analisis data tingkat kebisingannya berdasarkan MENLH Nomor Kep. 48/MENLH/11/1996 dan pajanan kebisingan berdasarkan PerMenKes RI No.70 Tahun 2016, analisis kualitas air berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 dan analisis kualitas udara berdasarkan PP Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999.  Hasil penelitian ini adalah tingkat kebisingan yang sangat tinggi berada dititik 4 yaitu mesin crusher dimana sudah melewati ambang batas kebisingan 70dB yaitu pada hari ke-1 sebesar 99,56 dB, Hari ke-2 sebesar 99,35, hari ke-3 sebesar 99,59 dan hari ke-4 sebesar 99,37 dB; hasil analisis kualitas air dan kualitas udara berada dibawah baku mutu; dan upaya yang dapat dilakukan yaitu penggunaan APD, pemeliharaan mesin crusher dan melakukan penanaman disekitar area tambang yang mampu mereduksi kebisingan.
KAJIAN DAMPAK KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS PERTAMBANGAN GRANODIORIT PADA PT GILGAL BATU ALAM LESTARI KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Utami, Novi Tri; Nirmala, Azwa; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.09 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v7i1.40309

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan pertambangan batuan granodiorit yang terletak di Kabupaten Mempawah. Proses produksi batuan menggunakan mesin crusher. Mesin crusher menghasilkan kebisingan yang cukup tinggi terhadap pekerja. Kebisingan yang terjadi secara terus-menerus dapat menimbulkan gangguan kesehatan serta dapat mengurangi produktivitas pekerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jarak aman kebisingan, mengetahui hubungan karakteristik pekerja dengan keluhan pendengaran, serta memberi rekomendasi upaya pengendalian kebisingan pada PT Gilgal Batu Alam Lestari. Dalam penelitian ini pengambilan data kebisingan dilakukan oleh alat Sound Level Meter dengan metode berdasarkan Kepmen-LH No.48 Tahun 1996. Data penelitian kuesioner dikumpulkan dengan metode sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Kemudian dilakukan analisis probabilitas dengan menggunakan uji Exact Fisher dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian diperoleh jarak titik aman kebisingan untuk seluruh selang waktu pada kondisi berlawanan arah angin adalah 70 meter dan kondisi searah arah angin adalah 90 meter dari mesin crusher. Hasil penelitian menyatakan adanya hubungan korelasi variabel karakteristik riwayat sakit telinga dengan keluhan pendengaran yang dialami oleh pekerja. Nilai probabilitas yang diperoleh sebesar 0,0003 dengan nilai korelasi 0,7980. Maka rekomendasi pengendalian kebisingan untuk perusahaan adalah menyediakan APT serta melaksanaan program pelatihan dan penyuluhan K3 terhadap pekerja.
ESTIMASI SUMBER DAYA PASIR URUG DENGAN METODE LUAS DAERAH PENGARUH (AREA OF INFLUENCE) DI PT. JUSUF SALAM, KELURAHAN SAGATANI, KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN, KOTA SINGKAWANG Agni, Danar Mahesa; Purwoko, Budhi; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.011 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v7i1.40304

Abstract

PT. Jusuf Salam merupakan perusahaan pertambangan dengan komoditas pasir urug. PT ini memiliki SK Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi No. 503/81/MINERBA/DPMPTSP-C.I/2018. Luas IUP 52,64 hektar. Berdasarkan izin eksplorasi, perusahaan wajib melakukan kegiatan eksplorasi untuk mengetahui jumlah volume sumber daya endapan pasir urug pada lokasi IUP. Tujuan penelitian untuk mengetahui sebaran endapan pasir urug, serta menghitung volume sumber dayanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observsi dengan melakukan pengambilan data dilapangan berupa data kondisi lokasi penelitian dan topografi, kemudian melakukan pengamatan geologi lokal daerah penelitian, serta melakukan kegiatan pengeboran dengan mengggunakan hand bor sebanyak 6 (enam) titik pengeboran untuk mengetahui ketebalan endapan pasir urug dan menentukan area sebaran yang prospek. Berdasarkan metode luas daerah pengaruh, sebaran endapan pasir urug pada lokasi penelitian, terbagi menjadi 6 (enam) area prospek sesuai dengan banyaknya titik pengeboran yang dilakukan dan jarak antar titik pengeboran. Kemudian hasil data ketebalan endapan pasir urug dan luas sebarannya dihitung untuk mengetahui volume sumber daya pasir urug. Hasil penelitian diperoleh sebaran endapan pasir urug yang prospek seluas 36,64 hektar yang terdiri dari area daratan seluas 29,73 hektar dan area kolam seluas 6,90 hektar. Besar volume sumber daya pasir urug yang terdapat di PT. Jusuf Salam, yaitu sebesar 2.348.728,20 m3.
PERHITUNGAN KEMAJUAN PENAMBANGAN BATU GRANIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENAMPANG MELINTANG (CROSS SECTION) DI PT HANSINDO MINERAL PERSADA KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Wahid, Muhammad Abdul; Yosomulyono, Sutarto; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35188

Abstract

PT Hansindo telah melakukan kegiatan penambangan batu granit kurang lebih tujuh tahun hingga saat ini. Agar mengetahui seberapa besar kemajuan penambangan yang telah berjalan hingga sekarang, maka dilakukan perhitungan kemajuan tambang yang dilakukan tiap periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah volume dan tonase cadangan tertambang dari awal penambangan hingga saat ini, mengetahui besar persentase cadangan tertambang, serta memproyeksi sisa cadangan dan umur tambang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penampang melintang. Pengambilan data dilakukan di PT Hansindo Mineral Persada dengan melakukan pemetaan di areal quarry menggunakan Total Station untuk mendapatkan besaran areal quarry yang telah tertambang. Setelah itu, dibuat beberapa garis sayatan dengan rentang jarak tertentu menggunakan aplikasi AutoCAD 2007. Setelah didapatkan hasil sayatan, data tebal tanah humus dan tanah penutup dimasukkan untuk mengetahui besaran volume cadangan batu yang telah tertambang hingga saat ini. Hasil pemetaan topografi pada area quarry PT. Hansindo Mineral Persada dengan menggunakan Total Station telah terjadi perubahan rona pada area quarry dengan topografi elevasi tertinggi 58 meter dan terendah 29 meter. Volume dan tonase batu granit yang telah tertambang dihitung dengan menggunakan metode cross section didapat hasil sebesar 809.238,0635 m³ atau 2.160.665,63 ton. Adapun persentase cadangan tertambang yang didapat adalah sebesar 71,99% dari total cadangan awal sebesar 1.124.087,578 m³ atau 3.001.313,834 ton. Apabila PT Hansindo Mineral Persada dapat terus memproduksi batu granit sebesar 168.000 m³/tahun, maka sisa umur tambang batu granit PT Hansindo Mineral Persada adalah 1 tahun 10 bulan. Faktor yang mempengaruhi tidak sesuainya rencana penambangan dengan realisasi adalah banyak areal yang tidak dapat dibebaskan saat berlangsungnya proses penambangan. Kata kunci: Kemajuan, Sayatan, Volume Cadangan Tertambang
RENCANA TEKNIS KEGIATAN REKLAMASI PADA TAMBANG BATU GRANIT PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Inabuy, Shierly Lianda; Nirmala, Azwa; Meilasari, Fitriana
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.579 KB)

Abstract

PT. Gilgal Batu Alam Lestari merupakan Perusahaan pertambangan batu granit yang berlokasi di Kecamatan Sungai Kunyit. Sistem penambangan dilakukan dengan sistem quarry. Sistem ini sangat terkait dengan kerusakan lingkungan. Dampak negatif dari kegiatan penambangan dapat diatasi dengan perencanaan teknis reklamasi pada area bekas penambangan. Salah satu sistem reklamasi adalah penataan lahan. Tujuan penelitian yaitu merencanakan penataan lahan, menentukan sistem penataan lahan, dan merencanakan penebaran tanah pucuk. Dalam penelitian ini peta topografi dibuat sayatan menggunakan metode cross section pada software autocad 2007 untuk mengetahui volume lubang bekas tambang. Pada timbunan top soil dan overburden diukur menggunakan meteran untuk mengetahui volume timbunan. Kemudian data dianalisis untuk menentukan sistem penataan, mengetahui waktu kerja kegiatan reklamasi, dan mengetahui biaya reklamasi. Luas area reklamasi 1,15 Ha dengan volume 47.376,80 BCM dan luas pada area datar 0,38 Ha. Jumlah overburden dan top soil  adalah 53.812,5 LCM dan 38.250 LCM. Kebutuhan tanah pucuk untuk sistem perataan tanah yaitu 15.300 BCM, sistem guludan 5.163,75 BCM, dan sistem pot 1.950,75 BCM. Dari hasil penelitian sistem perataan tanah dipilih karena ketersediaan overburden dan top soil yang mencukupi. Waktu penataan lahan selama 30 hari dan  penataan top soil 3 hari. Pembuatan 850 lubang tanam selama 2 hari. Biaya reklamasi Rp 1.253.498.642,00.
KAJIAN RENCANA REKLAMASI LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU GRANODIORIT PT. TOTAL OPTIMA PRAKARSA DI DESA PENIRAMAN KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Normanzah, -; Setiawati, Septami; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48362

Abstract

Kegiatan penambangan batuan dengan mengggunakan metode tambang terbuka (quarry) akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan rona lingkungan berupa penurunan produktivitas lahan, terjadinya erosi dan sedimentasi, terjadinya gerakan tanah atau longsoran, terganggunya flora dan fauna serta berdampak terhadap perubahan iklim mikro, oleh karena itu diperlukan perencanaan reklamasi yang baik untuk meminimalisir dampak tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menentukan rencana teknis reklamasi, serta menentukan metode penanaman dan jumlah tanaman yang digunakan untuk kegiatan reklamasi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan pengamatan secara langsung di lapangan, menentukan luas rencana reklamasi dengan pemetaaan, pengolahan dan analisis data untuk menentukan kebutuhan overburden dan top soil dalam kegiatan penataan lahan dengan menggunakan metode perataan tanah. Serta perencanaan sistem drainase berdasarkan data curah hujan 10 tahun terakhir. Hasil penelitian diperoleh rencana teknis kegiatan reklamasi terdiri dari persiapan lahan, kegiatan penataan lahan, dan revegetasi.  luas rencana reklamasi adalah 0,44 hektar, jumlah kebutuhan overburden dan top soil untuk kegiatan penataan lahan dengan ketebalan overburden 60 cm dan top soil 40 cm yaitu 3.300 LCM dan 2.200 LCM. Jumlah tanaman kelapa yang dibutuhkan untuk revegetasi yaitu sebanyak 57 bibit kelapa. Teknis penanaman dimulai dari pemasangan ajir, pembuatan lubang tanam, pemberian pupuk kandang, penanaman bibit kelapa, dan pemeliharaan selama 1 tahun. Kata Kunci: Overburden, Reklamasi, Revegetasi, Top soil
ESTIMASI SUMBERDAYA MENGGUNAKAN METODE CROSS SECTION PADA LOKASI PENGEMBANGAN WIUP CV. MEGA MAKMUR Jocunda, Jessica; Purwoko, Budhi; Meilasari, Fitriana
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.29127

Abstract

CV. Mega Makmur merupakan salah satu perusahaan pertambangan batu yang terletak di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Wilayah izin usaha pertambangan yang menjadi lokasi penelitian yaitu seluas 11,4 Hektar. Sistem penambangan yang diterapkan perusahaan merupakan tambang terbuka (surface mining) dengan menggunakan metode quarry. Tahapan kegiatan penambangan dimulai dari kegiatan pembersihan lahan dari semak belukar dan pepohonan (land clearing), pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), pembongkaran batuan melalui peledakan (blasting), pemuatan dan pengangkutan ke alat penghancur (crushing plant). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghitung sumberdaya batuan yang ada di CV. Mega Makmur, serta volume overburden yang menutupi batuan tersebut.Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian yaitu dengan menggunakan metode sayatan penampang (cross section). Dengan adanya sayatan penampang pada peta kontur, informasi volume tanah penutup dan batuan yang ingin diketahui akan lebih mudah. Tahapan penelitian ini dimulai dengan studi pustaka, pengumpulan data primer, pengolahan data, perhitungan sumberdaya, kesimpulan dan saran. Hasil penelitian adalah besar volume sumberdaya batu yang terdapat di CV. Mega Makmur, yaitu sebesar 8.391.763,03 BCM. Sementara volume overburden yang menutupi batuan tersebut yaitu sebesar 366.138,873 BCM. Saran yang dapat diberikan untuk perusahaan yaitu segera meningkatkan volume sumberdaya menjadi volume cadangan melalui proses perencanaan tambang. Kata-kata kunci:        Kabupaten Mempawah, sumberdaya, overburden, cross section
Teknologi Pengolahan Emisi dengan Menggunakan Electrostatic Presipitator (ESP) Sutrisno, Hendri; Meilasari, Fitriana
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.78644

Abstract

Indonesia menduduki peringkat ke-17 di dunia dan peringkat teratas di Asia Tenggara sebagai negara yang tingkat polusi udaranya tertinggi, dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 34,3 μg/m3. Peningkatan konsumsi energi oleh industri menghasilkan emisi yang menyebabkan pencemaran lingkungan dan gangguan pernapasan. PM2,5 lebih berbahaya bagi kesehatan dari pada PM10 karena ukurannya yang kecil dapat tersimpan dalam alveoli yang menyebabkan gangguan fungsi sistem imun. Oleh karena itu diperlukan teknologi pengendalian pencemaran udara seperti electrostatic precipitator (ESP). ESP sangat efektif sebagai pengandali partikulat yang berukuran ≤10 mikron. Tujuan penulisan makalah ini adalah mengkaji teknologi ESP. Metode yang digunakan adalah literatur review. ESP sudah banyak diterapkan di industri dalam mengolah partikulat karena efisiennya 75 hingga 99%. Prinsip utama sistem ESP adalah menangkap partikel padat yang keluar dari hasil pembakaran dengan cara memberikan arus listrik DCdan tegangan yang tinggi pada kawat elektroda bermuatan negatif. Proses ini menyebabkan partikulat tersebut bermuatan negatif dan terikat di plat yang bermuatan positif, sehingga gas buang yang lepas ke atmosfer bersih.
Perencanaan reklamasi peruntukan lain pada lubang bekas tambang emas di wilayah pertambangan rakyat Provinsi Kalimantan Barat Rivaldo, Syafiq; Purwoko, Budhi; Meilasari, Fitriana
Jurnal Himasapta Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i3.7927

Abstract

Kegiatan pertambangan rakyat atau yang biasa disebut PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) mengakibatkan munculnya berbagai permasalahan lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan reklamasi. Reklamasi merupakan salah satu cara pengendalian lingkungan akibat dari kegiatan pertambangan. Kegiatan reklamasi tidak hanya semata kegiatan revegatasi, tetapi dapat dilaksanakan dalam peruntukan lainnya seperti budidaya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pemanfaatan lubang bekas tambang terhadap pembangunan berkalanjutan terutama pemanfaatannya sebagai kolam budidaya. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Dalam perencanaan reklamasi peruntukan lain sebagai kolam budidaya, kualitas air dan perencanaan sistem drainase merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Parameter baku mutu air dalam perencanaan kolam budidaya yaitu pH, BOD, COD, Fe dan Hg. Hasil dari pengujian sampel air pada lubang yang akan dijadikan kolam reklamasi sudah berada di bawah ambang batas baku mutu air untuk kolam budidaya. Pada perencanan sistem drainase kolam, hasil perhitungan diperoleh debit air limpasan 0,65 m3/detik dengan perencanaan sistem drainase pada kolam sepanjang 123 m dengan bentuk trapesium.
Kajian Teknis Sistem Penyaliran Pada Penambangan Batu Granit Di PT. Hansindo Mineral Persada Sutrisno, Hendri; Meilasari, Fitriana; Ichwanudin, Rachmat
Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Badan Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34126/jlbg.v15i2.501

Abstract

Mining at PT. Hansindo Mineral Persada uses the quarry method. This type of mining will produce a basin at the mining site. The basin formed is used as a sump or water reservoir. The sump functions as a reservoir for water entering the mine. If the incoming water exceeds the maximum sump due to high rainfall, it will have an impact on the mining site. The increased discharge of runoff entering the sump will potentially cause inundation or flooding on the mining ground floor. Based on these problems, it is necessary to analyze the drainage system to overcome water problems at PT. Hansindo Mineral Persada. The purpose of this study is to determine the amount of incoming runoff discharge, the shape and dimensions of the channel according to the needs of the company. The method used in this study is a quantitative method with an empirical approach. The method used to calculate the planned rainfall is the Gumbel method and the method for determining the area of the catchment area is the polygon method. The data used are rainfall data for the last 10 years to determine planned rainfall and topography data to obtain catchment areas, as well as water flow patterns in mining areas to obtain runoff discharge. The obtained runoff discharge is used to design open channel shapes. Based on the analysis that has been carried out, it is obtained that the runoff discharge entering the sump is 0.4916m3/s. The larger the area of the catchment area, the greater the runoff discharge that enters the sump, so that the recommended cross-section of the open channel is in the form of a trapezoid with dimensions (yn = 0.612m), (b = 0.7m), (α = 60°), and (s = 0.25%).