JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019

KOMPETISI ANGKUTAN PENUMPANG ANTARA BUS DAN ANGKUTAN ANTAR JEMPUT DENGAN METODE STATED PREFERENCE

Saputri, Nining (Unknown)
Widodo, Slamet (Unknown)
Suyono, Rudi S. (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2019

Abstract

Transportasi sangat berperan penting bagi suatu daerah. Saat ini transportasi yang sering digunakan untuk rute Ngabang-Pontianak yaitu bus dan angkutan antar jemput atau taksi. Kedua angkutan ini digunakan karena moda lebih mudah ditemukan. Penelitian bertujuan mengetahui pola pemilihan moda yang ada untuk mendapatkan karakteristik pergerakan dan moda yang diinginkan oleh masyarakat pengguna dan untuk mengetahui tingkat kesesuaian terhadap kelengkapan fasilitas dan kenyamanan pada jasa transportasi yang ada. Penelitian ini menggunkan metode stated preference, dengan melakukan survey penyebaran kuesioner karakteristik responden dan kuesioner stated preferenc yaitu sebanyak 150 kuesioner. Berdasarkan hasil analisa yang diperoleh pada option 1, option 2, option 3, option 4, dan option 5 menunjukan masyarakat lebih memilih menggunkan angkutan antar jemput, sedangkan untuk option 6, option 7 dan option 8 menunjukan bahwa masyarakat lebih memilih menggunakan Bus. Berdasarkan pemodelan pemilihan moda transportasi didapatkan utilitas U(Bus-AAJ) =  -6,391847667 - 9,5901E-05 X  ?cost -0,667223 x ?time+ 0,0309431 x ?headway+ 0,022808433 x ?service dan U (AAJ -Bus)= 596690,95111 - 9,5901E-05 X  ?cost - 0,667223 x ?time + 0,016170644 x ?headway-  0,029544911 x ?service.n Hasil Penelitian menunjukan atribut cost dan time menjadi atribut yang paling segnifikan mempengaruhi utilitas dalam pemilihan moda dibandingkan dengan atribut headway dan service.Kata Kunci : Transportasi, Stated Preference, logit binominal, pemilihan moda transportasi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...