JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019

PEMETAAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT DAN PONTIANAK KOTA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Purnomo, Sidik (Unknown)
Mulki, Gusti Zulkifli (Unknown)
Firdaus, Hendri (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Apr 2019

Abstract

Bencana banjir merupakan  isu penting kebencanaan di Indonesia. Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota adalah salah satu wilayah yang secara geografi memiliki topografi rendah dan datar sehingga sering mengalami banjir/genangan saat musim penghujan dan air laut pasang tinggi. Hujan intensitas yang tinggi disertai  pasang surut sungai merupakan penyebab utama banjir. Salah satu upaya mitigasi banjir adalah dengan integrasi Sistem Informasi Geografi (SIG) dalam proses penanggulangan bencana banjir. Penelitian bertujuan untuk merumuskan Pemetaan Rawan Banjir di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan teknik analisis Analitic Hierarchy Process, Skoring dan Overlay (kesesuaian lahan) peta variable non-spasial dan spasial. Wilayah penelitian dibagi dalam tiga zona yang masing-masing berjarak 2000 m di mulai dari tepian sungai. Hasil dari penelitian adalah bahwa. penyebab banjir/genangan di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota adalah banjir akibat pasang surut air sungai namun tidak berlangsung lama (Y) dengan luasan 700 Ha, dan banjir atau genangan dan run off (W) saat musim penghujan dengan luasan 970 Ha, Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota diklasifikasikan menjadi tiga yaitu, Rawan (21%), Cukup Rawan (77%), Tidak Rawan (2%). Kata kunci: AHP, banjir, pemetaan, sistem informasi geografis

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...