Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua, kondisi ekonomi keluarga dan aksesibilitas terhadap partisipasi sekolah anak, dengan subyek penelitiannya orang tua yang memiliki anak usia sekolah pada jenjang SMA/Sederajat, dan berlokasi di Kecamatan Turi, Kecamatan Bluluk dan Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey, teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis Regresi Logistik Berganda untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua, kondisi ekonomi keluarga dan aksesibilitas serta factor yang paling berpengaruh terhadap partisipasi sekolah anak pada jenjang SMA/Sederajat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Turi tingkat pendidikan orang tua memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,003, di Kecamatan Bluluk tingkat pendidikan orang tua juga memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000. Faktor yang paling berpengaruh di Kecamatan Turi adalah tingkat pendidikan orang tua dengan p = 0,003, sedangkan di Kecamatan Bluluk adalah tingkat pendidikan orang tua memiliki nilai p = 0,000. Berdasarkan hasil analisis dari ketiga Kecamatan tersebut Kecamatan Turi memiliki jumlah anak yang tidak melanjutkan terbanyak yaitu 26 anak atau 30,23 %, rata-rata anak yang tidak melanjutkan dikarenakan faktor tingkat pendidikan orang tua dan keinginan anak itu sendiri. Tingkat pendidikan orang tua yang rendah akan cenderung sempit wawasannya terhadap pendidikan, sehingga lulus sekolah menengah pertama dirasa sudah cukup, akibatnya menyebabkan rendahnya partisipasi sekolah anak pada jenjang SMA/Sederajat di Kecamatan Turi dan Kecamatan Bluluk. Kata kunci : Partisipasi sekolah anak, tingkat pendidikan orang tua, aksesibilitas, pendapatan orang tua, dan jarak
Copyrights © 2016