Swara Bhumi
Vol 3, No 3 (2016): Vol.3 Nomor 3 2016

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI INDUSTRI KERAJINAN KULIT DI KABUPATEN MAGETAN

MIYATUN, (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2016

Abstract

Abstrak Industri kerajinan kulit merupakan industri unggulan di Kabupaten Magetan. Daerah yang memiliki produk serupa yaitu Bogor, Sidoarjo, dan Mojokerto. Adanya persaingan perdagangan bebas dan krisis membuat para pengusaha menyiapkan strategi dan mempertahankan faktor-faktor pendukung industri untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan strategi apa saja yang mendukung eksistensi industri kerajinan kulit sehingga masih bertahan meskipun banyak yang menjual produk serupa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian survey, daerah penelitiannya adalah Kelurahan Selosari, Kelurahan Magetan, Kelurahan Candirejo, Kelurahan Cepoko, Kelurahan Mojopurno, dan Kelurahan Balegondo. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 pengusaha kerajinan kulit. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif prosentase dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku yang digunakan mayoritas berasal dari kecamatan sendiri yaitu 75,82% sehingga sangat mendukung eksistensi industri kerajinan kulit. Tenaga kerja mayoritas berasal dari dalam desa yaitu 61,5%. Jumlah hasil produksi mayoritas berjumlah 501-971(pasang/biji)  atau 38,46%. Daerah pemasaran cukup mendukung eksistensi industri mayoritas sudah mencapai luar Jawa atau 54,94%,   dikarenakan selain dipasarkan di Kabupaten Magetan sendiri, banyak permintaan yang berasal dari luar provinsi dan luar Jawa. Strategi pemasaran yang digunakan oleh pengusaha yaitu tetap menerima pesanan meskipun hanya satu pasang dan dengan model apapun, produknya tidak dijual massal namun ditekankan pada eceran, bekerjasama dengan Balai Pengembangan Persepatuan Indonesia (BPPI) untuk mengatasi masalah persaingan produk dengan daerah lain, melakukan promosi lewat brosur dan katalog yang dititipkan pada biro-biro perjalanan serta di media online dan rekan bisnis. Peran pemerintah sudah cukup baik dengan memberikan bantuan modal maupun peralatan proses produksi serta pelatihan membuat pola dan desain produk kerajinan kulit di Kabupaten Magetan. Kata Kunci : Kerajinan Kulit, eksistensi industri. Abstract Leather craft industry is the leading industry in Magetan. The areas that have a similar product are Bogor, Sidoarjo and Mojokerto. The exixtence of free trade competition and economic crisis makes entrepreneurs prepare a strategy and maintain the supporting factors to face in AEC(Asean Economic Community). The study aims to determine the factors and strategies that effect the existence of the leather industry that still survive although there are many sellers. Desain of this was survey research, of the research, safety of this research was Selosari village, Magetan village, Candirejo village, Cepoko village, mojopurno village and Balegondo village. The number of samples in this study was 90 businessman of  leather craft. The data acculated using interviews and observations, and analysed by using quantitative descriptive percentages and descriptive analysis. The results showed that the  majority of  the raw materials used in district itself which is 75,82% so strongly supported the existence of the leather industry. 61,5% original labor mostly from the villages. Total production was 501-971 majority (pairs/seed) or 38,46%. Marketing area was sufficient to support the existence of a majority of the industry that reached the outer or 54,94% it was marketed in Magetan not only, but also other province and outside Java. Employers still accepted orders even through only one pair and with any capital, the mass production was not sold but the focus on retail, in cooperation with Indonesian Footwear Development problems with the products of the regions, promotion through brocures and catalogs are deposite on travel agencies as well as through besiness associates. The role of government is good enough to provide capital assistance and production process equipment as well as training patterns and design leather products. Keywords: Leather Craft, the Existance of Industry.

Copyrights © 2016