Banjir di Kabupaten Tuban mrupakan peristiwa tahunan yang sering terjadi, khususnya banjir yang disebabkan meluapnya Bengawan Solo. Kecamatan Plumapang merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Tuban yang setiap tahunnya tergenang banjir. Banjir yang terjadi diwilayah ini merupakan banjir yang disebabkan karena meluapnya Bengawan Solo, sehingga menggenangi pemukiman warga. Masyarakat memiliki alasan mengapa memilih tetap bermukim diwilayah rawan banjir. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab masyarakat memilih tetap bermukim di wilayah rawan banjir Bengawan Solo di Kecamatan Plumpang. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu penelitian secara langsung yang dilihat dari fakta. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi kemudian wawancara dengan menggunakan kuisioner dengan informan. Hasil penelitian adalah sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kecamatan Plumpang memilih tetap bermukim di wilayah rawan banjir Bengawan Solo karena faktor ekonomi dan beban tanggungan keluarga yang tinggi menjadikan masyarakat sulit menabung untuk merelokasi tempat tinggalnya ke tempat yang lebih aman dari ancaman banjir. Selain itu ada juga faktor sosial dengan pekerjaan sebagai buruh tani dan kondisi wilayah yang sangat strategis dan subur untuk dijadikan lahan pertanian sehingga menjadikan masyarakat enggan untuk merelokasi tempat tinggalnya ditambah lagi rumah yang mereka tempati merupakan milik sendiri. strategi masyarakat dalam menghadapi bencana banjir sudah beradaptasi dengan banjir yang menggenangi tempat tinggal mereka sehingga mereka bisa tetap tinggal ditempat tersebut.
Copyrights © 2017