Swara Bhumi
Vol 5, No 6 (2018): Volume 5 Nomer 6 2018

KAJIAN AGLOMERASI INDUSTRI KAMPUNG TOPI DI DESA PUNGGUL KECAMATAN GEDANGAN KABUPATEN SIDOARJO

Fathimah Hasan, Athi (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2018

Abstract

Abstrak Desa Punggul Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo merupakan suatu sentra industri yang memproduksi berbagai jenis perlengkapan sekolah, lebih khusus pada topi. Lokasi berdirinya industri kampung topi yang ada di Desa Punggul ini bersifat mengelompok (aglomerasi). Aglomerasi industri topi ini menimbulkan berbagai dampak, salah satunya adalah persaingan harga tanpa memperhatikan kualitas barang hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi teraglomerasinya industri kampung topi, aksesibilitas dari industri kampung topi dan dampak yang ditimbulkan dari teraglomerasinya industri kampung topi. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu 50 pengusaha. Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder menggunakan wawancara dengan kuisioner dan   dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis diskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan teraglomerasinya industri kampung topi adalah bahan baku sebesar 9% yang meliputi asal bahan baku, kemudahan mendapatkan bahan baku, ketercukupan bahan baku, jumlah bahan baku serta biaya bahan baku. Tenaga kerja memiliki persentase 14% yang terdiri dari status tenaga kerja, jumlah tenaga kerja, cara mendapatkan tenaga kerja dan upah tenaga kerja. Pemasaran dengan jumlah persentase 14% terdiri dari jangkauan pemasaran cara pemasaran industri jumlah barang jadi yang dihasilkan serta omset penjualan. Permodalan mendapatkan 18% dengan rincian besar modal, ketercukupan modal dan cara memperoleh modal. Aksesibilitas mencapai 18% yang meliputi aksesibilitas lokasi bahan baku, aksesibilitas tenaga kerja dan lokasi pemasaran. Dampak yang ditimbulkan mencapai 27% yang terdiri dari dampak positif dan dampak negatif. Kata kunci : Aglomerasi, industri kampung Abstract  Punggul, Gedangan Sub-district, Sidoarjo is a center for school equipment industry, especially hats. The type of industrial village in Punggul was classified as agglomerative industry. The existence of industrial hat agglomeration caused various impacts, one of them was causing the price competition without keeping the quality of production goods. The purpose of this research is to determine the factors that affected to agglomeration of the industrial village, the accessibility of the industrial village and the impact of the agglomerative capitals industry. This study was a survey research that the samples were 50 entrepreneurs. The data were obtained from primary and secondary data using interviews with questionnaires and documentation. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis with a percentage. The result showed that the factors causing industrial hat agglomeration was 9% of raw materials including the origin of raw materials, the ease of obtaining raw materials, the sufficiency of raw materials, the amount of raw materials and the cost of raw materials. Labor concerning was 14% made up by labor status, the number of labor, how to get labor and the labor wages. Marketing with a total percentage of 14% consists of a range of marketing industry, industrial marketing mode, the amount of finished goods produced as well as the turnover of sales. In term of capital industry has 18% including details of capital, adequacy of capital and how to obtain the capital. In term of the accessibility has 18% including accessibility of raw material location, labor accessibility and location of marketing. While the impact of this hat industry agglomeration was 27% consists of positive and negative impacts.   Keywords: Agglomeration, Industrial Village

Copyrights © 2018