Kecakapan akademik seringkali juga disebut sebagai kemampuan berpikir ilmiah. Kecakapan akademik menjadi penting karena dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Pembelajaran guided discovery merupakan pembelajaran yang fokus pada kegiatan siswa menemukan pengetahuan. Pada pelaksanaannya, proses siswa menemukan pengetahuan terjadi ketika siswa melakukan kegiatan laboratorium. Sehingga pembelajaean guided discovery dapat digunakan untuk melatihkan kecakapan akademik siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kecakapan akademik siswa setelah mengikuti pembelajaran Fisika materi kalor menggunakan pembelajaran guided discovery dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre experimental design yang menggunakan desain one shot case study. Penelitian dilakukan di SMAN 16 Surabaya dengan menggunakan tiga kelas sebagai subyek penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan kecakapan akademik dan lembar angket respon siswa. Pengamatan dilakukan dengan tujuan mengetahui kecakapan akademik yang muncul ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Sedangkan angket respon siswa diberikan kepada siswa di akhir pembelajaran dengan tujuan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran guided discovery. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varian, analisis skor pengamatan, dan analisis angket respon siswa. Penelitian ini memperoleh simpulan berdasarkan hasil pengamatan, kecakapan akademik siswa secara umum mengalami kenaikan. Namun, dampak penerapan pembelajaran guided discovery terhadap kecakapan akademik siswa di setiap kelas tidak konsisten. Sedangkan respon siswa terhadap pembelajaran Guided Discovery yang melatihkan kecakapan akademik adalah sangat baik. Kata Kunci: Pembelajaran Guided Discovery, melatihkan, kecakapan akademik, kegiatan laboratorium..
Copyrights © 2016