BAPALA
Vol 5, No 2 (2018)

SIKAP HIDUP SIRRI’ NA PESSE MASYARAKAT BUGIS DALAM NOVEL CALABAI PEREMPUAN DALAM TUBUH LELAKI KARYA PEPI AL-BAYQUNIE (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA)

RISKI DIANITA, NINDYA (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2018

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan (1) sikap hidup alempureng masyarakat Bugis dalam novel CalabaiPerempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie, (2) sikap hidup amacangeng masyarakat Bugisdalam novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie, (3) sikap hidupawaraningeng masyarakat Bugis dalam novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie, (4) sikap hidup agetenggeng masyarakat Bugis dalam novel Calabai Perempuan dalam TubuhLelaki karya Pepy Al-Bayqunie, (5) sikap hidup reso na tinulu masyarakat Bugis dalam novel CalabaiPerempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie, (6) sikap hidup mapasitinaja masyarakat Bugisdalam novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie Pendekatan yang digunakandalam penelitian ini adalah pendekatan antropologis. Sumber data dalam penelitian berupa novel CalabaiPerempuan dalam Tubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie. Data yang digunakan dalam penelitian iniberbentuk kata-kata, kalimat dan wacana berupa kutipan, penggalan, cuplikan dan alinea yang diambil darisumber data utama yang berupa dialog-dialog, pelukisan tokoh, penggambaran aktivitas yang dapatdimasukan sebagai sikap hidup sirri na pesse masyarakat Bugis dalam novel Calabai Perempuan dalamTubuh Lelaki karya Pepy Al-Bayqunie. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah teknik baca catat, sedangkan analisis data menggunakan metode hermeneutik. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa terdapat enam sikap hidup sirri na pesse masyarakat Bugis, sikap alempureng yangberarti jujur, jujur dapat ditemukan ketika masyarakat Bugis diberi amanat mereka tidak berkhianat, sikapamacengeng yang berrati kecakapan. Kecakapan dalam masyarakat Bugis memiliki arti dapat melakukansuatu pekerjaan dengan mudah, sikap awaraningeng yang memiliki arti keberanian. Keberanian masyarakatBugis adalah keberanian mempertahankan harkat dan martabat mereka sebagai manusia, sikapagetenggeng yang berarti keteguhan hati. Keteguhan hati masyarakat Bugis dapat dilihat dari keteguhanmereka memegang adat istiadat, sikap reso na tinulu yang berarti usaha dan ketekunan. Usaha danketekunan masyarakat Bugis yang menjadi kunci sukses mereka meraih kehidupan. Sikap mapasitinajayang berarti kepantasan, kepantasan masyarakat Bugis terlihat ketika mereka dapat menempatkan dirinyadalam suatu kondisi tertentu.Kata kunci: Antropologi Sastra, Sikap Hidup, Sirri na Passe, BugisAbstractThe aim of this research is to describe (1) the alempureng life attitude of Bugis society in novel CalabaiPerempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie, (2) the amacangeng attitude life of Bugis societyin novel Calabai Woman in Body Man by Pepy Al-Bayqunie, (3) life awaraningeng Bugis society innovel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie, (4) the agetenggeng life attitudeof Bugis society in novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie, (5) the reso natinulu life attitude of Bugis society in novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie, (6) the mapasitinaja life attitude of the Bugis society in the novel Calabai Perempuan dalamTubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie.The approach used in this research is anthropological approach.The source of data in the research is the novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie. The data used in this research are in the form of words, sentences and discourse in the formof quotations, fragments, excerpts and paragraphs taken from the main data sources in the form ofdialogues, the depiction of figures, the depiction of activities that can be included as a life attitude sirrina pesse Bugis society in the novel Calabai Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepy Al-Bayqunie. Datacollection techniques used in this study is the technique of reading notes, while data analysis usinghermeneutic methods. The results of this study show that there are six sirri na pesse life attitude ofBugis community, alempureng attitude which means honest, honest can be found when Bugiscommunityare given mandate they do not betrayed,attitude amacengeng with skill. Skills in Bugiscommunity means to be able to do a job easily, awaraningeng attitude that has the meaning of courage.Bugis peoples courage is the courage to maintain their dignity as human beings, agetenggeng attitudeRepresentasi Kebudayaan Bali dalam Novel Di Bawah Langit yang Sama Karya Helga Rif(Kajian Interpretatif Simbolik Clifford Geertz)which means perseverance. Bugis peoples resilience can be seen from their persistence in holdingcustoms, attitude reso na tinulu which means effort and persistence. The effort and perseverance of theBugis community that became the key to their success in achieving life. Mapasitinaja attitude whichmeans the propriety, Bugis communiys appeal is seen when they can put themselves in a certaincondition.Keywords: symbolic interpretative, plan, recipe, rule, and instruction.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bapala

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan ...