Salah satu bentuk kemampuan dalam bercerita adalah proses menyimak. pada umumnya, anak SD masih mengalami kesulitan dalam menyimak dan memahami isi suatu bacaan, kondisi tersebut salah satunya adalah pengaruh dari rendahnya kreativitas guru dalam menentukan media pembelajaran bercerita kepada anak. Di sisi lain, anak masih tidak fokus dan sering berbicara sendiri dengan temannya sehingga anak tidak berkonsentrasi dan mendengarkan penjelasan dari guru, hal ini terjadi pada diri anak dan pada setiap proses pembelajaran berlangsung. Fenomena seperti ini merupakan permasalahan yang perlu segera ditemukan alternative pemecahannya. Penelitian ini memfokuskan pada kemampuan menyimak dongeng pada anak SD sehingga dapat menuntun anak untuk mengembangkan kemampuan pemahaman tentang materi yang sedang dia simak.. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan pada hasil belajar ranah kognitif siklus I 60,8% siklus II 95.6 %, ranah afektif (siswa menceritakan kembali didepan kelas) siklus I 61,6% siklus II 79.1%. Data aktivitas guru pada siklus I 72 % siklus II 88,6 %. Dan aktivitas siswa siklus I 75 %siklus II 85 %. Dari data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan media boneka tangan (hand puppet) dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Kata kunci: keterampilan menyimak, cerita pendek, media boneka tangan, siswa kelas II SDN Blimbing Jombang.
Copyrights © 2017