Abstrak Berdasarkan pengamatan di kelas VB SDN Putat Jaya III/379 Surabaya ditemukan masalah dalam bentuk aktivitas emosional. Siswa cenderung pasif dan kurang beraktivitas untuk melakaukan kegiatan pembelajaran, Masalah tersebut muncul karena penerapan metode pembelajaran yang dilakukan guru kurang sesuai dengan materi dan situasi yang. Oleh karena itu perlu penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan juga hasil belajar siswa. Secara umum tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penggunaan metode bermain peran dalam pembelajaran PPKn di kelas VB SDN Putat Jaya III/379 Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancanagan penelitian deskriptif yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena- fenomena yang ada, yang berlangsung pada saat ini atau saat yang lampau. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatiannya, untuk kemudian digambarkan atau dilukiskan sebagaimana adanya.Penelitian ini menggunakan 2 siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Adapun teknik yang nanti digunakan adalah observasi, hasil tes belajar serta angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data aktivitas guru dan siswa, hasil belajar siswa serta analisi hasil angket. Hasil dari penelitian dari aktivitas guru dengan meggunakan metode bermain peran pada siklus I sebesar 67,9 %, siklus II 91,3 %. Sedangkan untuk aktivitas siswa pada siklus I sebesar 61,9 % , siklus II 90,6 %. Kemudian untuk hasil belajar siswa dari 36 anak untuk siklus I, siswa yang tuntas belajar 13 siswa sedangkan untuk siklus II 36 anak. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan aktivitas emosional siswa pada pembelajaran PPKn di kelas V SDN Putat Jaya III/379 Surabaya, sehingga hasil belajar siswa juga meningkat. Kata Kunci:Metode Bermain Peran,PPKn,meningkatkan aktivitas emosional
Copyrights © 2017