Mengembangkan kemampuan, membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalammencerdaskan kehidupan berbangsa, pelaksanannya di sekolah membutuhkan beberapa komponenkompetensi guru. Khususnya untuk membentuk watak, aplikasinya menjadi tugas guru BimbinganKonseling (BK). Satu diantara proses membentuk watak/karakter adalah dengan membangunpemahaman dan kemampuan berpikir positif. Dalam penelitian ini menggunakan PenelitianTindakan Kelas, sebagai upaya untuk dapat memberikan pelayanan bimbingan dan konseling disatuan pendidikan yaitu SMK Negeri 1 Purwokerto, penelitian ini dilaksanakan dalam dua (2)siklus, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode tugas dan bermainperan dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan berikir positif peserta didik kelas XITKJ SMK Negeri 1 Purwokerto tahun 2016. Teknik penelitian ini dengan model pengumpulandata menggunakan observasi, kuesioner dan tes hasil bimbingan. Hasil analisis data dalampenelitian ini, tingkat pemahaman peserta didik dalam berpikir positif sebelum siklus rata-rata52,258 berada pada kriteria cukup, menjadi rata-rata 82, 903 pada akhir siklus ke 2 berada padakriteria sangat baik. Data tersebut menunjukan pemahaman berpikir positif peserta didik kelas XITKJ SMK Negeri 1 Purwokerto tahun 2016 meningkat sebesar 58,662 % setelah dilakukantindakan. Tingkat kemampuan berpikir positif peserta didik kelas XI TKJ sebelum siklus rata-rata51,935 berada pada kriteria cukup, pada akhir siklus dua (2) rata-rata kemampuan berpikir positifpeserta didik menjadi 85,968. Data tersebut menunjukan kemampuan berpikir positif peserta didikkelas XI TKJ SMK Negeri 1 Purwokerto tahun 2016 meningkat sebesar 67,786 % setelahdilakukan tindakan. Penelitian ini menyimpulkan metode tugas dan bermain peran dapatmeningkatkan pemahaman dan kemampuan berpikir positif peserta didik kelas XI TKJ SMKNegeri 1 Purwokerto tahun 2016.
Copyrights © 2016