Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan alat jentik ekor modifikasi 5 dalam menguji aktivitas analgesik dari ekstrak daun Kitolod (Isotoma longiflora Presl.) dan Tramadol HCl pada mencit. Parameter yang dilihat adalah waktu pada saat ekor mencit diletakkan pada pelat panas hingga pertama kali menimbulkan respon berupa menjentikkan ekor. Dalam penelitian ini digunakan mencit sebagai hewan uji yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok I sebagai kontrol yang diberi suspensi CMC Na 1%, kelompok II, III dan IV yang diberi ekstrak daun Kitolod berturut-turut sebesar 100, 300 dan 500 mg/kgBB dan kelompok V sebagai pembanding yang diberi Tramadol HCl 3 mg/kgBB. Masing-masing kelompok diberikan secara per oral sebanyak 0,5 ml dan ditunggu selama 15 menit sebelum diberi induksi panas. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol, uji dan pembanding. Dapat disimpulkan bahwa alat jentik ekor modifikasi 5 dapat digunakan untuk menguji aktivitas analgesik.
Copyrights © 2016