Badan usaha di Indonesia mayoritas merupakan badan usaha yang dikendalikan oleh keluarga. Hal ini mendorong diadakan penelitian mengenai kinerja keuangan badan usaha keluarga dan badan usaha non keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari kepemilikan keluarga, non keluarga, dan corporate governance terhadap kinerja keuangan dalam badan usaha yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat penelitian hypothesis testing dan jenis investigasi causal study. Penelitian ini menggunakan populasi berupa badan usaha go public yang bergerak di sektor manufaktur dan telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2013. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 151 badan usaha. Hasil dari penelitian ini adalah kepemilikan keluarga dan non keluarga tidak berpengaruh pada kinerja keuangan badan usaha. Pada badan usaha keluarga, kepemilikan keluarga memoderasi pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan. Sedangkan kepemilikan non keluarga tidak memoderasi pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan.
Copyrights © 2016