Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Physical Evidence dan Reference  Group  terhadap  Keputusan Penggunaan  Jasa  Bis  Malam  pada masyarakat  yang bepergian  menggunakan  bis malam  sebagai  moda transportasi mereka.  Sampel  penelitian  sebanyak  120  responden.  Pengambilan  sampel dilakukan   dengan  menggunakan   metode   non  probability   sampling   yang digunakan adalah purposive sampling dimana pengambilan sampel dilakukan berdasarkan pertimbangan tertentu.Alat uji yang digunakan untuk menguji instrumen  penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan  uji  t dan uji dominan.  Untuk  teknik  analisis  data  menggunakan analisis regresi linier berganda.Berdasarkan hasil dari penelitian  dan pembahasan terhadap data yang ada, pengujian  secara  simultan  memberikan kesimpulan  bahwa  dari kedua  variabel yang terdiri dari Physical Evidence (X1) dan Reference Group (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan  jasa bis malam. Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa variabel Physical Evidence (X1) merupakan variabel yang berpengaruh dominan. Dari uji Determinasi (R2) diperoleh hasil sebesar 0,557 yang artinya 55,7% keputusan  penggunaan  jasa bis  malam  dipengaruhi  oleh variabel  bebas  yang diteliti, yaitu  variabel  Physical  Evidence  (X1)  dan  Reference Group (X2) sedangkan sisanya sebesar 44,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: Physical Evidence, Reference Group, Keputusan Pembelian
Copyrights © 2016