Tingginya jumlah penyandang disabilitas merupakan salah satu permasalahn yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia, khususnya pada Provinsi Jawa. Setelah Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur menempati posisi kedua sebagai provinsi dengan tingkat penyandang disabilitas tertinggi di Indonesia. Oleh karenanya untuk menghadapi perusahaan ini pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan berbagai pencatatan pegawai penyandang disabilitas yang bekerja dalam perusahan dan pelatihan serta pembinaan kepada penyandang disabilitas guna meningkatkan jumlah status penyandang disabilitas yang memiliki pekerjaan.UKM Tiara Handicraft adalah salah satu perusahaan yang mampu melakukan perekrutan tenaga kerja penyandang disabilitas terbanyak di Provinsi Jawa Timur. UKM yang tidak mengandalkan donatur dan bantuan pemerintah sebagai pemasukan utama perusahaan tentu memiliki motif lain yang menjadikan UKM Tiara Handicraft mampu bertahan pada era perekonomian yang semakin pesat sebagai perusahaan yang bergerak di bidang olah tekstil.Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi sosial tenaga kerja penyandang disabilitas dalam UKM Tiara Handicraft. Dalam penelitian ini mengunakan pendekatan mixed method dengan metode analisis regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil periode waktu 2016-2017. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari UKM Tiara Handicraft dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, uji statistik menggunakan uji-t, uji-f, dan uji R².Hasil dari analisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel pendidikan berpengaruh signifikan dan meningkatkan pendapatan tenaga kerja penyandang disabilitas UKM Tiara Handicraft.Kata Kunci : Disabilitas, UKM, Dimensi Sosial
Copyrights © 2017