Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator dalam menentukan keberhasilan suatu negara yang ditinjau dari bertambahnya produksi barang industri, berkembangnya infrastruktur, bertambahnya sekolah, serta bertambahnya produksi barang modal dan bertambahnya sektor jasa. Ada beberapa faktor yang dapat mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Solow mengaatakab bahwa perekonomian negara dipengaruhi oleh akumulasi modal, tenaga kerja, dan teknologi. Sedangkan menurut Schumpeter, akumulasi modal memegang peran pentign dalam mendorong perekonomian, namunlebih menitikberatkan inovasi selama proses produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat model mana yang lebih sesuai untuk menggambarkan perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM) untuk melihat bagaimana pengaruh masing-masing model terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasil yang diperoleh adalah bahwa model Schumpeter lebih sesuai dalam menjelaskan perekonomian Indonesia karena menggambarkan perekonomian terbuka di Indonesia. Kata kunci: Pertumbuhan ekonomi, Solow, Schumpeter, PDB, FDI, Tenaga Kerja, Technical Cooperation Grants, Ekspor, Nilai Tambah Industri, Gross School Enrolment: Tertiary.
Copyrights © 2014