Berkembangnya teknologi media digital membuka potensi kreatif bagi setiap orang untuk membuat konten yang menarik. Vlog merupakan salah satu media digital yang berisikan monolog individual tentang opini ataupun pengalaman pribadi. Pejabat pemerintahan dalam hal ini merupakan tokoh publik yang ikut meramaikan jagad Youtube dan media sosial lainnya dengan konten vlog mengenai pekerjaan mereka sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk melihat apakah fenomena tersebut masih relevan dengan konsep vlog pada umumnya. Metode studi literatur dilakukan untuk melihat perkembangan serta pembatasan dari konsep-konsep dasar yang mendukung ekosistem vlogging. Artikel ini menghasilkan kerangka konseptual untuk menjelaskan fenomena vlogging pejabat pemerintahan sesuai dengan komponen-komponen dari konsep akademis. Dalam praktiknya, konsep mengenai vlog pejabat pemerintahan mengalami beberapa pembatasan seperti terhentinya proses interaktivitas langsung terhadap pejabat pemerintahan. Penggunaan teknik storytelling dapat secara efektif menjangkau kelompok usia muda di masyarakat terutama pada ranah saluran digital. Konten vlog oleh pejabat pemerintahan dapat menjadi alat yang mendukung sarana kehumasan suatu lembaga pemerintahan. Selain itu, informasi yang langsung disampaikan oleh pimpinan suatu lembaga akan mengurangi resiko tersebarnya hoax di lapisanĀ masyarakat.
Copyrights © 2019