Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Industri Konten Digital Dalam Perspektif Society 5.0 (Digital Content Industry in Society 5.0 Perspective) Shiddiq Sugiono
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.175-191

Abstract

Society 5.0 adalah suatu konsep yang menyatakan bahwa teknologi akan hidup berdampingan dengan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Sektor industri harus berinovasi untuk dapat memberikan rekomendasi pada setiap permasalahan konsumen. Industri konten digital merupakan salah satu sektor industri yang dinilai memiliki peran signifikan, baik dalam peningkatan perekonomian maupun dalam membangun keberlanjutan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan conceptual review untuk meninjau kembali konsep industri konten digital dalam perspektif Society 5.0. Terdapat dua aspek yang dibedah dalam penelitian ini, yakni pengembangan ekonomi dan aspek keberlanjutan. Co-creation menjadi konsep penting dalam membangun industri konten digital yang berkelanjutan karena mampu memunculkan sharing knowledge dari berbagai pihak serta mempercepat inovasi. Peran manusia tidak dapat digantikan semata-mata oleh teknologi karena industri kreatif dibangun atas seni dan rasa. Kebijakan inovasi di suatu negara turut menjadi salah satu aspek yang mendukung pengembangan ekonomi dan keberlanjutan dari industri tersebut.
Vlog sebagai Media Storytelling Digital bagi Tokoh Publik Pemerintahan Shiddiq Sugiono; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.2101

Abstract

Berkembangnya teknologi media digital membuka potensi kreatif bagi setiap orang untuk membuat konten yang menarik. Vlog merupakan salah satu media digital yang berisikan monolog individual tentang opini ataupun pengalaman pribadi. Pejabat pemerintahan dalam hal ini merupakan tokoh publik yang ikut meramaikan jagad Youtube dan media sosial lainnya dengan konten vlog mengenai pekerjaan mereka sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk melihat apakah fenomena tersebut masih relevan dengan konsep vlog pada umumnya. Metode studi literatur dilakukan untuk melihat perkembangan serta pembatasan dari konsep-konsep dasar yang mendukung ekosistem vlogging. Artikel ini menghasilkan kerangka konseptual untuk menjelaskan fenomena vlogging pejabat pemerintahan sesuai dengan komponen-komponen dari konsep akademis. Dalam praktiknya, konsep mengenai vlog pejabat pemerintahan mengalami beberapa pembatasan seperti terhentinya proses interaktivitas langsung terhadap pejabat pemerintahan. Penggunaan teknik storytelling dapat secara efektif menjangkau kelompok usia muda di masyarakat terutama pada ranah saluran digital. Konten vlog oleh pejabat pemerintahan dapat menjadi alat yang mendukung sarana kehumasan suatu lembaga pemerintahan. Selain itu, informasi yang langsung disampaikan oleh pimpinan suatu lembaga akan mengurangi resiko tersebarnya hoax di lapisanĀ  masyarakat.