Buletin KKN Pendidikan
Vol. 1, No. 2, Desember 2019

PENERAPAN BUDAYA 5S SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI MTS MUHAMMADIYAH 9 MONDOKAN, SRAGEN

Setyadi, Yulianto Bambang (Unknown)
Anggrahini, Tri Oktafia (Unknown)
Wardani, Nanda Putri Kusuma (Unknown)
Yunanto, Wakhid Nanang (Unknown)
Setiawati, Oktadina Tri (Unknown)
Hidayati, Ganjar Nur (Unknown)
Amalia, Gita Ristiani (Unknown)
Dewi, Meilinda Kurnia (Unknown)
Priyatmojo, Nugroho (Unknown)
Nugroho, Ismiyanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 May 2020

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk perilaku peserta didik khususnya anak-anak dan remaja yang sangat dipengaruhi oleh dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan karakter yang paling dasar ditanamankan sejak dini khususnnya di bangku sekolah adalah budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur. Dengan adanya program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran, apabila seluruh warga sekolah saling memiliki sikap peduli akan pendidikan karakter. Sehingga Tidak hanya siswa yang wajib berperilaku baik, tetapi guru sebagai salah satu faktor pendukung  juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi siswanya. Kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) paling tidak mencerminkan pengembangan karakter religius, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial. Kesemuanya ini akan lebih baik jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

buletinkkndik

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences Other

Description

Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di ...