Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo memiliki kondisi airtanah dengan nilai TDS 1520 mg/L sehingga memiliki rasa payau, sehingga penduduk tidak dapat mengonsumsinya. Air tanah dengan sifat payau dapat ditemukan pada beberapa sumur – sumur gali maupun sumur bor warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pengolahan air payau. Metode pengolahan air tanah payau menggunakan metode adsorpsi dengan membandingkan material zeolit dan bentonit dengan Hydraulic Loading Rate (HLR) 0,25 m/jam. Filter zeolit yang digunakan sebagai adsorben memiliki efektivitas penurunan konsentrasi TDS mencapai 41,78%, salinitas 40%, natrium 72,51%, sulfat 43,36%, HCO3 53,14%, kalium 88,89% dan kesadahan 36,88%. Filter bentonit sebagai adsorben memiliki efektivitas penurunan konsentrasi TDS mencapai 49,4%, salinitas 46,67%, natrium 75,10%, sulfat 45,80%, HCO3 37,96%, kalium -11,11% dan kesadahan 41,87%.
Copyrights © 2019