Broken home adalah istilah untuk menggambarkan suasana keluarga yang tidak harmonis dan tidak berjalan layaknya kondisi keluarga yang rukun dan sejahtera yang menyebabkan terjadinya konflik dan perpecahan dalam keluarga tersebut. Kondisi sosial psikologis yaitu suatu keadaan psikis atau jiwa yang mengalami goncangan atau gangguan saat berada dalam lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial psikologis siswa dari keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode case study. Subjek yang diteliti berjumlah tujuh orang yaitu siswa dari keluarga broken home. Objek penelitian ini adalah gangguan sosial psikologis yang di alami oleh siswa dari keluarga broken home. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Sedangkan tahapan analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat siswa mengalami gangguan kondisi psikologis. bahwa siswa sulit mempercayai temannya, mudah merasa tersinggung dan berburuk sangka, sulit mengungkapkan kesukaran yang di alami, siswa lebih tertutup dan pemalu dengan lingkungannya. Hal ini terjadi karena kondisi psikologis siswa dari keluarga broken home terganggu sehingga dalam sosial juga ikut terganggu. Namun, tidak ada siswa yang mengalami kesulitan dalam komunikasi dan tidak ada siswa yang menarik diri di SMPN 2 Banda Aceh
Copyrights © 2019