Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. (2). Interaksi antara pembelajaran berbasis masalah dan kemampuan awal matematika (KAM) terhadap kemampuan berpikir kritis metematis siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri Binaan Provinsi Sumatera Utara. Sampel penelitian ini adalah. Kelas XI RPL (25 siswa) diajarkan dengan PBM dan kelas XI TKJ (25 siswa) diajarkan dengan konvensional. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis yang dilakukan menggunakan ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah Fhitung = 194,507Â Ftabel = 3,40. (2). Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan berpikir kritis matematis Fhitung = 1,318 Ftabel = 3,40 dengan sig = 0,278.Kata kunci : Pembelajaran berbasis masalah, KAM, dan kemampuan berpikir kritis.Â
Copyrights © 2020