ZOO INDONESIA
Vol 20, No 2 (2011): Desember 2011

ASAM AMINO SPESIFIK PADA DAERAH CYTOCHROME B SEBAGAI PENANDA GENETIK HARIMAU SUMATERA (Panthera tigris sumatrae)

Ulfi Faizah (Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya Gedung C3, Lantai II, Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231)



Article Info

Publish Date
23 May 2014

Abstract

Saat ini status Harimau Sumatera ter-ancam punah. Oleh karena itu, salah satu upaya konservasi adalah fokus pada konservasi genetik. Cyto-chrome b (=Cyt. b) pada DNA mitokondria telah digunakan secara luas untuk mempelajari keragaman ge-netik dan hubungan filogenetik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis keragaman genetik berdasarkan penanda genetik Cyt. b pada Harimau Sumatera, (2) untuk mengetahui filogeni dari subspesies Harimau Sumatera dengan Harimau lain di dunia. Amplifikasi gen dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer UF-06 dan UF-07 (675 pb). Hasilnya adalah (1) terdapat satu situs asam amino spe-sifik, yakni situs 40 (Valin); (2) Harimau Sumatera memiliki hubungan terdekat dengan Harimau India dan Harimau Indo-Cina, hubungan terjauh adalah dengan harimau Siberia. Asam amino spesifik pada daerah Cyt. b dapat digunakan sebagai penanda genetik Harimau Sumatera dan dapat membedakan antara subspe-sies harimau. 

Copyrights © 2011