Ulfi Faizah
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya Gedung C3, Lantai II, Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASAM AMINO SPESIFIK PADA DAERAH CYTOCHROME B SEBAGAI PENANDA GENETIK HARIMAU SUMATERA (Panthera tigris sumatrae) Ulfi Faizah
ZOO INDONESIA Vol 20, No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v20i2.2347

Abstract

Saat ini status Harimau Sumatera ter-ancam punah. Oleh karena itu, salah satu upaya konservasi adalah fokus pada konservasi genetik. Cyto-chrome b (=Cyt. b) pada DNA mitokondria telah digunakan secara luas untuk mempelajari keragaman ge-netik dan hubungan filogenetik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis keragaman genetik berdasarkan penanda genetik Cyt. b pada Harimau Sumatera, (2) untuk mengetahui filogeni dari subspesies Harimau Sumatera dengan Harimau lain di dunia. Amplifikasi gen dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer UF-06 dan UF-07 (675 pb). Hasilnya adalah (1) terdapat satu situs asam amino spe-sifik, yakni situs 40 (Valin); (2) Harimau Sumatera memiliki hubungan terdekat dengan Harimau India dan Harimau Indo-Cina, hubungan terjauh adalah dengan harimau Siberia. Asam amino spesifik pada daerah Cyt. b dapat digunakan sebagai penanda genetik Harimau Sumatera dan dapat membedakan antara subspe-sies harimau. 
ASAM AMINO SPESIFIK PADA DAERAH CYTOCHROME B SEBAGAI PENANDA GENETIK HARIMAU SUMATERA (Panthera tigris sumatrae) Ulfi Faizah
ZOO INDONESIA Vol 20, No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v20i2.2347

Abstract

Saat ini status Harimau Sumatera ter-ancam punah. Oleh karena itu, salah satu upaya konservasi adalah fokus pada konservasi genetik. Cyto-chrome b (=Cyt. b) pada DNA mitokondria telah digunakan secara luas untuk mempelajari keragaman ge-netik dan hubungan filogenetik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis keragaman genetik berdasarkan penanda genetik Cyt. b pada Harimau Sumatera, (2) untuk mengetahui filogeni dari subspesies Harimau Sumatera dengan Harimau lain di dunia. Amplifikasi gen dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer UF-06 dan UF-07 (675 pb). Hasilnya adalah (1) terdapat satu situs asam amino spe-sifik, yakni situs 40 (Valin); (2) Harimau Sumatera memiliki hubungan terdekat dengan Harimau India dan Harimau Indo-Cina, hubungan terjauh adalah dengan harimau Siberia. Asam amino spesifik pada daerah Cyt. b dapat digunakan sebagai penanda genetik Harimau Sumatera dan dapat membedakan antara subspe-sies harimau.