Tulisan ini berjudul Dakwah Menurut Perspektif Buya Hamka. Tulisan ini bermaksud untuk memaparkan tentang dakwah dalam perspektif Buya Hamka khususnya yang berkaitan dengan pengertian, tujuan, materi, hukum, metode serta nilai-nilai dalam berdakwah. Tulisan ini juga membahas tentang syarat-syarat yang harus dimiliki oleh seorang dai ketika berdakwah. Tulisan ini termasuk kajian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan historis. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melacak referensi-referensi dengan teknik dokumentasi, mengidentifikasi wacana dari buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet), ataupun informasi lainnya yang terkait dengan tema kajian ini. Analisis data dilakukan dengan analisis wacana (discourse analysis) yang dilakukan secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka adalah ulama yang konsen dalam menjalankan dakwah Islamiah sampai akhir hayatnya. Ia juga dinilai sebagai seorang ulama berwibawa di hadapan penguasa yang teguh dalam memegang prinsip-prinsip keislaman dalam dakwahnya. Baginya, berdakwah yang benar bukanlah dengan menuruti keinginan penguasa, melainkan justru meneguhkan prinsip, menyuarakan kebenaran dan keadilan dengan berakhlaq mulia.
Copyrights © 2019