Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Aktivitas yang diproksikan dengan Perputaran Total Aset (TATO), Likuiditas yang diproksikan dengan Rasio Lancar (CR) dan Solvabilitas yang diproksikan dengan Rasio Utang terhadap Modal (DER) terhadap Kebijakan Dividen yang diproksikan Rasio Pembayaran Dividen (DPR). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014- 2017. Teknik pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan diperoleh 16 perusahaan sektor industri barang konsumsi dengan periode penelitian selama empat tahun sehingga didapat 64 unit sampel dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2007 dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Data Panel dengan progam E-Views 9.0 dan tingkat signifikansi sebesar 5%. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa, (1) Aktivitas (TATO) tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen (DPR), (2) Likuiditas (CR) tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen (DPR) dan (3) Solvabilitas (DER) tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen (DPR).
Copyrights © 2020