Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan antara model pembelajaran STAD dan TSTS terhadap keterampilan sosial muatan IPS kelas IV siswa SD. Keterampilan sosial siswa diukur dari aspek kenali diri, mengenal emosi, empati, simpati, berbagi, menolong, keterampilan bekerjasama, dan bersaing dengan indikator yang diamati yakni memiliki kesadaran akan dirinya sendiri, mengatur dan mengendalikan emosi, memiliki kepedulian, merasakan apa yang dirasakan orang lain, menghayati perasaan orang lain, memiliki sikap murah hati, membagi apa yang menjadi miliknya, membantu orang lain, menawarkan bantuan ke orang lain, saling menghargai, dan mengungguli orang lain. Jenis penelitian kuasi eksperimen (Quasi-Experimental Design). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan yakni statistik deskriptif dan inferensial. Hasil Uji beda rata-rata menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran STAD dan TSTS. Perbedaan signifikan dari penerapan dua model dapat dilihat pada rerata posttest keterampilan sosial dari kedua kelas. Kelas eksperimen STAD pada kelas IV memiliki rata-rata lebih tinggi sebesar 7,78 dibanding kelas kontrol TSTS. Hasil uji Independent Samples T-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) keterampilan sosial antara STAD dan TSTS = 0,000 < 0,05, jadi Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci: STAD, TSTS, Keterampilan Sosial, IPS.
Copyrights © 2020