JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA
Vol 10, No 1 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)

SAMPAH DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEWI LESTARI: TINJAUAN EKOLOGI SASTRA

Ahsani Taqwiem Dewi Alfianti (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2020

Abstract

Abstract Garbage in the Aroma Karsa Novel by Dewi Lestari: Literature Ecology Review. Literary texts are not autonomous. The world in a literary work is related to the world outside the literary text. Literary ecology tries to look at a literary work from an environmental standpoint. Aroma Karsa is a novel written by Dewi Lestari. It contained the adventures of Jati Wesi as the central figure who tried to solve various kinds of conflicts about her identity, which related to genetic or environmental problems from beginning to the end. This research is qualitative research using an ecocritical approach. This study reveals how environmental problems, especially waste, are depicted in the novel. The results revealed that waste causes many problems such as high waste production that exceeds the capacity of the final landfill, derelict children, the smell of uncontrolled garbage, the circulation of hard drinks and illegal drugs, to unfair competition between lenders that led to murder. These issues are packaged with well written so they can be the foundation of forming a meaningful and robust novel. It is making Aroma Karsa an ecological novel which is an alternative reading to remind people that waste is a severe problem. Key words: novels, ecocriticism, environment, garbage Abstrak Sampah dalam Novel Aroma Karsa karya Dewi Lestari: Tinjauan Ekologi Sastra. Teks sastra bukanlah sesuatu yang otonom. Dunia di dalam sebuah karya sastra berkaitan dengan dunia di luar teks sastra. Ekologi sastra berusaha melihat sebuah karya sastra dari sudut pandang yang memihak pada lingkungan. Aroma Karsa adalah novel yang ditulis Dewi Lestari. Isinya menceritakan petualangan Jati Wesi sebagai tokoh utama yang berusaha memecahkan berbagai macam konflik mengenai jati dirinya yang sering terkait dengan masalah alam atau lingkungan sejak awal hingga akhir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana masalah lingkungan khususnya sampah digambarkan di dalam novel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sampah menyebabkan banyak masalah seperti isu tingginya produksi sampah yang melebihi kapasitas tempat pembuangan sampah akhir, anak-anak terlantar di lingkungan tempat pembuangan sampah, bau sampah yang tidak terkontrol, peredaran minumas keras dan obat-obatan terlarang, hingga persaingan tidak sehat antartengkulak yang berujung pembunuhan. Seluruh isu tersebut dikemas dengan apik hingga mampu menjadi fondasi pembentuk novel yang kuat dan penuh makna. Menjadikan Aroma Karsa sebagai novel ekologis yang menjadi alternatif bacaan untuk mengingatkan masyarakat bahwa sampah adalah masalah serius. Kata-kata kunci: novel, ekokritik, lingkungan, sampah

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jbsp

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA diterbitkan sejak 1 April 2011 oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) dengan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Lambung Mangkurat, ...