Motor diesel banyak digunakan sebagai motor penggerak. Untuk pengoperasian motor digunakan bahan bakar diesel yang merupakan bahan bakar cair. Bahan bakar diesel (solar) diproduksi sesuai persyaratan mutu yang telah ditetapkan. Namun ada juga upaya untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan menambahkan zat adiktif ke dalam bahan bakar. Sehubungan dengan penambahan zat adiktif pada bahan bakar, maka diadakan pengujian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap prestasi kerja motor, yaitu konsumsi bahan bakar (FC) dan daya poros mesin (BHP) Pengujian dilakukan dengan penambahan zat adiktif secara bervariasi yaitu dari 0.2 % sampai dengan 1 %. Hasilnya adalah terjadi penurunan konsumsi bahan bakar bila dibandingkan dengan bahan bakar yang tidak menggunakan adiktif dan peningkatan daya poros (BHP). Pada penambahan adiktif 0.2% sampai dengan 1 % terjadi penurunan konsumsi bahan bakar antara 0.123 l/h (dari 6 l/h menjadi 5.877 l/h) sampai dengan 0.24 l/h ( 6 l/h menjadi 5.76 l/h). Untuk daya poros terjadi peningkatan antara 0.25 PS (dari 22.232PS menjadi 22.732PS) sampai 0.5 PS ( dari 22.232 PS menjadi 22.732 PS), dan ada penurunan sebesar 0.5 PS pada penambahan zat adiktif 1%.
Copyrights © 2017