PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA
2020: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 10 JANUARI 2020

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER & PEMBELAJARAN ABAD 21

Desrina, Desrina (Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang)
Mesni, Mesni (Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2020

Abstract

Abstract— Character education is a national movement in creating schools to develop students in having ethics, responsibilities, and concerns by applying and teaching good character through an emphasis on universal values. Character education is a deliberate, proactive effort undertaken by schools and governments (regional and central) to instill core, ethical values, such as caring, honesty, fairness, responsibility and respect for self and others. The 21st Century learning model includes: firstly learning is directed at encouraging students to find out from various sources of observation, not being told. Both learning are directed to be able to formulate problems (ask questions), not just solve problems (answer). Third, learning is directed to train analytical thinking (decision making) instead of mechanistic thinking (routine). Fourth, learning emphasizes the importance of collaboration and collaboration in solving problem Keywords— character education, 21st century learning Abstrak— Pendidikan karakter adalah gerakan nasional dalam menciptakan sekolah untuk mengembangkan peserta didik dalam memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian dengan menerapkan dan mengajarkan karakter yang baik melalui penekanan pada nilai-nilai universal. Pendidikan karakter adalah usaha yang  disengaja, proaktif yang dilakukan oleh sekolah dan pemerintah (daerah dan pusat) untuk menanamkan nilai-nilai inti, etis, seperti kepedulian, kejujuran, keadilan, tanggung jawab dan penghargaan terhadap diri dan orang lain (Character Education Partnership).Model pembelajaran Abad 21, meliputi: pertama pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi, bukan diberitahu. Kedua pembelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah (menanya), bukan hanya menyelesaikan masalah (menjawab). Ketiga, pembelajaran diarahkan untuk melatih berfikir analitis (pengambilan keputusan) bukan berfikir mekanistis (rutin). Keempat, pembelajaran menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah. Kata Kunci— pendidikan karakter, pembelajaran abad 21

Copyrights © 2020