Abstract— The principal has a very important role in managing the school. High and low quality of the school can not be separated from the role of the Principal. Qualified or professional principals are able to show good performance and have an impact on improving the quality of the school they lead. Therefore the principal's managerial ability is highly demanded to manage and manage all available resources including managing the School Literacy Movement (GLS) program. This research is a type of qualitative research with data collection techniques in the form of observation, documentation, and interviews. Efforts in implementing literacy have been developed by SMP Negeri 5 Prabumulih by various means including a program to enter the library once a week, collection of books in the library, reading corners, making reading halls, wall magazines, selection of reading ambassadors, and putting up posters about literacy and bring in a mobile library from the Prabumulih City Library. The School Literacy Movement (GLS) program was strongly emphasized by the school principal through a teacher council meeting with students because he saw that students at SMP Negeri 5 Prabumulih began to be concerned in reading and writing.Keywords— Literacy, Application of Principal Managerial Competence, SMP Negeri 5 Prabumulih Abstrak— Kepala Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan sekolah. Tinggi rendahnya kualitas sekolah tidak lepas dari peran Kepala Sekolah. Kepala Sekolah yang berkualitas atau profesional mampu menunjukkan kinerja yang baik dan berdampak pada meningkatnya kualitas sekolah yang dipimpinnya. karena itu sangat dituntut kemampuan manajerial kepala sekolah untuk mengatur dan mengelola semua sumber daya yang ada termasuk mengelola program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Upaya penerapan literasi sudah dikembangkan oleh SMP Negeri 5 Prabumulih dengan melakukan berbagai cara yaitu antara lain program masuk perpustakaan setiap satu minggu sekali, koleksi buku di perpustakaan, pojok baca, membuat pondok baca, majalah dinding, pemilihan duta baca, dan memasang poster tentang literasi serta mendatangkan perpustakaan keliling dari Perpustakaan Kota Prabumulih. Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ini sangat ditekankan oleh kepala sekolah melalui rapat dewan guru bersama siswa karena melihat bahwa siswa di SMP Negeri 5 Prabumulih mulai memprihatinkan dalam membaca dan menulis.Kata Kunci— Literasi, Penerapan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah, SMP Negeri 5 PrabumulihÂ
Copyrights © 2020