Penelitian ini membahas tentang bolanafo bagi guyub tutur Nias. Leksikon flora pada bolanafo bagi guyub tutur Nias ini menjadi tujuan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teori ekolinguistik digunakan sebagai landasan teori dalam menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi pada bolanafo dan wawancara kepada beberapa informan yang dilakukan oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan peneliti dalam menganalisis data adalah teknik rekam (video/foto). Dalam melakukan observasi, peneliti mengamati video/foto bolanafo. Sedangkan dalam wawancara, peneliti mendengarkan rekaman dan mengubah data dari tulis menjadi data tertulis yakni melalui transkrip data rekaman. Hasil dari analisis data ditemukan ada 5 (Lima) leksikon flora pada bolanafo yang terealisasi dalam masyarakat Nias. Adapun leksikon flora tersebut sebagai berikut: tawuo (daun sirih), gambe (daun gambir), fino (pinang), mbago (tembakau), betua (kapur sirih).
Copyrights © 2020