Jurnal Ecolab
Vol 14, No 1 (2020): Ecolab

KANDUNGAN MERKURI DALAM BEBERAPA MEDIA SEKITAR PENAMBANGAN EMAS SKALA KECIL (PESK) DI KALIMANTAN TENGAH

Alfrida Ester Suoth (Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia)
Siti Masitoh (Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia)
Alfonsus H Hariandja (Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia)
Edy Junaidy (Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia)
Sri Unon Purwati (Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia)



Article Info

Publish Date
06 May 2020

Abstract

Penelitian mengenai kontaminasi merkuri (Hg) pada media lingkungan akibat aktivitas PESK masih diperlukan, untuk digunakan sebagai data dasar dalam perumusan rencana penghapusan dan pengurangan merkuri.  Tulisan ini menyajikan hasil penelitian mengenai distribusi konsentrasi Hg akibat PESK pada perairan sungai, ikan air tawar dan sedimen di Kalimantan Tengah.  Data yang digunakan adalah data hasil pengukuran P3KLL pada tahun 1999-2008 dan hasil pengukuran terbaru yang dilakukan oleh Direktorat PB3-KLHK pada tahun 2018. Analisis Hg dilakukan menggunakan Mercury Analyzer Hg-5000 metode cold vapour, preparasi contoh uji  sesuai dengan Standar Internasional Jepang (JIS) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sebagian besar lokasi sampling menunjukkan konsentrasi merkuri dalam air sungai masih berada di bawah standar Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 untuk air kelas I (0,001 mg/L), namun di 2 lokasi lebih tinggi daripada standar tersebut.  Merkuri yang terkandung dalam sampel ikan air tawar dari sungai di sekitar PESK, ditemukan pada kisaran 0,08 - 0,224 mg/kg. Nilai ini masih berada  di bawah nilai persyaratan kontaminasi logam pada ikan sesuai SNI:7387 2009 (0,5 mg/kg). Kandungan merkuri dalam kisaran sedimen antara 0,0291 - 0,45 mg/kg, di mana beberapa lokasi sudah berada di atas nilai baku yang di atur dalam Quality Guidelines for Freshwater of Canadian Environmental Quality (CEQ), yaitu 0,17 mg/kg.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JKLH

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Jurnal Ecolab adalah wadah yang merupakan sarana informasi dan publikasi berkaitan dengan kegiatan laboratorium lingkungan. Penerbitan Jurnal Ecolab untuk menampung berbagai informasi mengenai kajian ilmiah, hasil kegiatan pemantauan kualitas lingkungan dan kegiatan sejenisnya dari berbagai kalangan ...