Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas penting hortikultura di Indonesia yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Maka perlu dilakukan penelitian tentang respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) terhadap pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar putri malu. Varietas yang digunakan adalah varietas Ciko. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tediri dari sepuluh perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari empat ulangan dengan masing–masing terdapat tiga polybag. Parameter penelitian meliput tinggi tanaman, jumlah buah dan bobot segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar putri malu 7.5 ml/liter air merupakan perlakuan yang terbaik dan dapat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan bobot segar tanaman cabai merah (Capsicum annum L.). Kemudian perlakuan pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar putri malu 10 ml/liter air memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah buah tanaman cabai merah (Capsicum annum L.).
Copyrights © 2014