Penggunaan terapi komplementer merupakan terapi alternatif yang menjadi banyak perhatian banyak negara. Terapi komplementer juga merupakan pendukung pengobatan konvensional atau pengobatan pilihan lain di luar pengobatan medis yang konvensional. Hampir di seluruh dunia, bidan menggunakan terapi komplementer dalam profesi mereka lebih dari praktisi medis lainnya. Sebuah tinjauan pustaka memperkirakan 60 – 100% bidan telah menggunakan satu atau lebih terapi komplemeter Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah semua bidan praktek mandiri di Kota Metro yang berjumlah 52 orang, Pengumpulan data dilakukan dalam satu waktu dengan menggunakan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini, 67,3% bidan telah melakukan praktik kebidanan komplementer, hanya variabel pendidikan yang tidak mempunyai hubungan bermakna terhadap praktik kebidanan komplementer. Saran untuk bidan agar melakukan peningkatan pengetahuan secara formal maupun informal tentang terapi-terapi non konvensional/komplementer sehingga dapat memberikan pelayanan praktik kebidanan komplementer dalam memberikan pelayanan kebidanan.
Copyrights © 2019