Jurnal Sinaps
Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Februari 2020

EXTRAPYRAMIDAL SYNDROME: EXTRAPYRAMIDAL SYNDROME

Nadya N. Rompis (Peserta Program P3D Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado)
Arthur H.P. Mawuntu (Staf Pengajar Bagian/KSM Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado)
Maria Th. Jasi (Staf Pengajar Bagian/KSM Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado)
Rizal Tumewah (Staf Pengajar Bagian/KSM Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado)



Article Info

Publish Date
11 May 2020

Abstract

Dopamine receptor blocking agents (DRBAs), better known as antipsychotics, are drugs widely used to treat psychotic disorders. This class of drugs could cause an adverse effect consist of akathisia, dystonia, parkinsonism, and tardive dyskinesia, which is known as extrapyramidal syndrome or EPS. The first-generation antipsychotics or typical antipsychotics cause a more severe form of EPS than the second-generation antipsychotics or atypical antipsychotics. EPS is a complication that should be recognized in anti-psychotic therapy. Efforts should also be done in order to reduce the risk of EPS and performing an optimal treatment in EPS cases. This manuscript focuses in discussing the patho-mechanism, clinical features, and treatment of EPS.   Keywords: extrapyramidal syndrome, anti-psychotic, patho-mechanism, clinical features, treatment.   ABSTRAK Dopamine receptor blocking agents (DRBAs) yang lebih dikenal sebagai antipsikotik, adalah obat yang banyak digunakan untuk mengobati gangguan psikotik.  Golongan obat ini menyebabkan risiko efek samping berupa akatisia, distonia, parkinsonisme, dan diskinesia tardif, yang dikenal sebagai sindrom ekstrapiramidal atau EPS. Antipsikotik generasi pertama atau antipsikotik tipikal, menyebabkan bentuk EPS yang lebih berat dibandingkan antipsikotik generasi kedua atau antipsikotik atipikal. Sindrom ekstrapiramidal merupakan penyulit yang harus dikenali dalam terapi antipsikotik. Perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengurangi risiko EPS serta melakukan penatalaksanaan yang optimal pada kasus EPS. Tulisan ini terutama membahas patomekanisme, gambaran klinis, dan penatalaksanaan EPS.   Kata kunci: sindrom ekstrapiramidal antipsikotik, patomekanisme, gambaran klinis, penatalaksanaan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

sinaps

Publisher

Subject

Education Neuroscience Public Health

Description

Sinaps: Jurnal Neurologi Manado (Nomor ISSN online 2615-2002)adalah Jurnal terbitan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Cabang Manado dan Bagian/KSM Neurologi FK Unsrat/RSUP Prof. Dr. R.D Kandou ...