Dalam industri manufaktur yang sangat kompetitif saat ini, banyak sekali industri menghadapi perubahan signifikan , terutama dalam revolusi industri 4.0. Oleh karena itu perusahaan harus fokus pada perilaku kerja inovatif (IWB) untuk mendapatkan keunggulan yang kompetitif. Tujuan dari penelitian ini menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi terhadap perilaku produktivitas kerja yang inovatif dengan mengambil industri manufaktur di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah sebagai kasus. Populasi dan sampel adalah 395 karyawan dengan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kepemimpinan transformasional adalah adaptasi dari Podsakof et al (1990). Instrumen untuk mengukur iklim organisasi yang diadopsi dari ukuran Iklim Organisasi (OCM) yang dikembangkan oleh Patterson et al (2005). Sedangkan untuk mengukur perilaku kerja inovatif diadaptasi dari (Jong & Hartog, 2008).Analisis dari penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan SmartPLS versi 3.0 sebagai alat statistik. Hasil dari penelitian ini adalah kepemimpinan transformasional memberikan efek positif dan signifikan terhadap iklim organisasi dan juga disimpulkan bahwa pada variabelKepemimpinan transformasional dan iklim organisasi juga memberikan efek positif dan signifikan terhadap Produktivitas kerja inovatif secara parsial dan simultan
Copyrights © 2020