Dengan menggunakan prinsip Metode Mim-Mem (Mimicry- Memorization Method) yaitu metode pembelajaran yang mengembangkan cara untuk meniru dan menghafal secara aktif oleh peserta didik) pada siklus I ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatakan, tetapi penguasaan telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada data yang diperoleh bahwa baru 63,27% siswa yang mencapai penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Penyebab sehingga masih kurang siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih, diataranya adalah siswa yang aktif masih didomonasi oleh siswa tertentu. Mereka yang aktif itu pada umumnya juga yang aktif pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Pada siklus kedua inim rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkat dari 66,92 yang dicapai apda siklus I menjadi 73,84 pada siklus II. Hal itu menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan ajar pada siklus II semakjin meningkat pula. Penguasaan siswa terhadap bahan ajar pada siklus II sudah tergolong tinggi menurut kategori yang digunakan. Menigkatnya penguasaan siswa itu merupakan indikator yang menandakan bahwa bentuk pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan prinsip Metode Mim-Mem (Minicry-Memorization Method) (Metode Pembelajaran yang mengembangkan carauntuk Meniru dan Menghafal secara Aktif Oleh Peserta Didik) dan keberagaman pada siklus II semakin memberikan hasil lebih baik.
Copyrights © 2020