Soil bioengineering merupakan salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kestabilan lereng dan mitigasi erosi. Dalam penerapan soil bioengineering ini vegetasi mempunyai peran yang penting terutama dalam mengurangi kecepatan aliran permukaan yang bisa menghanyutkan partikel-partikel tanah yang tidak padat. Untuk aplikasi soil bioengineering, dibutuhkan vegetasi yang memenuhi kriteria antara lain cepat tumbuh, mempunyai sistem penetrasi akar yang dalam dan kemampuan mengikat tanah yang baik dan dapat hidup pada berbagai jenis tanah. ). Untuk meningkatkan stabilitas lereng, vegetasi yang digunakan tergantung dari kondisi kelerengan. Jenis akar serabut dapat membentuk jaring - jaring alami yang berfungsi memperkuat tanah sehingga tidak mudah terbawa oleh aliran air permukaan (run off).
Copyrights © 2017